Minggu, 08 Mei 2016

TUGAS KE 8 LEADER IN ME


                Dalam dunia kepemimpinan, tentunya diperlukan yang namanya sebuah integritas. Dimana intergritas ini saya pakai untuk tetap kuat dan tangguh untuk mengambil suatu keputusan yang bersifat baik dan berguna bagi orang-orang yang akan saya pimpin. Jika tidak ada integritas, maka saya akan mudah untuk jatuh menjadi seorang pemimpin. Saya sebagai pemimpin harus juga ikut serta aktif dalam berbagai macam kegiatan yang diadakan oleh orang-orang yang  saya pimpim maupun kegiatan atau program-program yang akan saya jalankan. Kerena dengan adanya keikutsertaan saya tersebut maka jalinan hubungan saya dengan orang-orang yang saya pimpin akan terjalin dengan baik semakin harmonis.
            Saya harus tetap menjaga hubungan baik dengan mereka, karena dengan melakukan hal tersebut, maka tujuan atau program yang akan saya jalankan akan berjalan dengan baik. Apabila ada masalah yang muncul dalam kepemimpinan saya, maka saya juga harus membuka diri kepada orang-orang yang saya pimpin untuk bisa menerima koreksi dari mereka. Apabila koreksi yang mereka berikan kepada saya bersifat membangun dan membuat saya menjadi lebih baik lagi menjadi seorang  pemimpin, maka tidak ada salahnya jika saya menerima koreksi atau kritikan tersebut. Hubungan dengan orang lain memanglah sangat penting, oleh karena itu saya harus tetap menjaga hubungan sebaik mungkin dengan orang-orang yang saya pimpin maupun orang lain yang berada disekitar saya.
             Saya sebagai seorang pemimpin harus bisa untuk memberikan contoh yang baik kepada orang lain yang berada di sekitar saya. Pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik harus ditunjukkan keoada mereka, agar mereka yang belum memiliki perilaku yang baik dapat mengikuti pikiran, perkataan dan perbuatan baik saya, yang bisa membuat orang lain menjadi lebih baik.
            Setiap orang pastinya memiliki yang namanya kelemahan, menjadi seorang pemimpin tentunya tidak gampang apabila orang-orang sudah tahu apa kelemahan kita. Orang lain dapat menyerang dan menjatuhkan kita dari kelemahan kita tersebut. Maka dari itu, saya berfikir jika saya sebagai pemimpin, saya akan menjadikan kelemahan saya itu sebagai kekuatan saya. Dengan belajar dari kelemahan maka lama-kelamaan kelemahan kita itu akan berkurang dan akan hilang.
Kelemahan saya dalam memimpin adalah saya tidak bisa untuk mengambil keputusan dalam kurun waktu yang singkat, saya harus mengambil keputusan dengan memikirkan betul apa dampak dan akibat dari apa yang saya putuskan atau setujui tersebut. Saya tidak mampu untuk mengendalikan emosi saya pada saat saya sudah marah dan emosi saya akan semakin meningkat apabila ada perlawanan dari pihak lain. Saya juga biasanya kurang teliti dan kurang berhati-hati dalam mengerjakan sesuatu. Saya dalam memberikan sesuatu itu harus disertai dengan sebuah jaminan atau sebuah kepastian yang jelas.

            Dengan semua kelemahan saya tersebut, maka saya sebagai pemimpin harus berusaha untuk belajar dari kelemahan saya tersebut. Agar kelemahan saya tersebut dapat motivasi saya untuk mejadi pemimpin yang lebih baik, kuat, teguh dan menjadi pemimpin yang memiliki integritas baik.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar